Siklus Menstruasi
Sebuah pemahaman yang baik soal siklus menstruasi / siklus haid sangat penting untuk mengerti tentang gangguan endokrin dan penatalaksanaanya. Satu siklus haid berlangsung dari awal satu periode sampai hari sebelum memulai berikutnya. Panjang rata-rata siklus adalah 28 hari, siklus 24-35 hari adalah menstruasi normal.
1.FSH-RH (follicle stimulating hormone releasing hormone) yang dikeluarkan hipotalamus untuk merangsang hipofisis mengeluarkan FSH.
2.LH-RH (luteinizing homone releasing homone) yang dikeluarkan hipotalamus untuk merangsang hipofisis mengeluarkan LH
3.PIH (prolactin inhibiting hormone) yang menghambat hipofisis untuk mengeluarkan prolaktin
Pada setiap siklus menstruasi, FSH yang dikeluarkan oleh hipofisis merangsang perkembangan folikel-folikel di dalam ovarium (indung telur). Pada umumnya hanya 1 folikel yang terangsang namun perkembangan dapat menjadi lebih dari 1, dan folikel tersebuat berkembang menjadi de graaf yang membuat estrogen.
Estrogen ini menekan produksi FSH, sehingga hipofisis mengeluarkan hormon yang kedua yaitu LH. Produksi hormone LH maupun FSH berada dibawah pengaruh releasing hormones yang disalurkan hipotalamus ke hipofisis.
Penyaluran RH dipengaruhi oleh mekanisme umpan balik estrogen terhadap hipotalamus. Produksi hormone gonadotropin (FSH dan LH) yang baik akan menyebabkan pematangan dari folikel de graaf yang mengandung estrogen.
Estrogen mempengaruhi pertumbuhan dari endometrium. Dibawah pengaruh LH, folikel de graaf menjadi matang sampai terjadi ovulasi. Setelah ovulasi terjadi, dibentuklah korpus rubrum yang akan menjadi korpus luteum.
Bila tidak ada pembuahan maka korpus luteum berdegenerasi dan mengakibatkan penurunan kadar estrogen dan progesterone. Penurunan kadar homon ini menyebakan degenerasi, perdarahan, dan pelepasan dari endometrium. Proses ini disebut haid atau menstruasi.
Apabila terjadi pembuahan dalam masa ovulasi, maka korpus luteum tersebut dipertahankan. Di sini yang disebut terjadi kehamilan. Saat hamil inilah tidak adanya haid/menstruasi.
Pada setiap siklus menstruasi normal dikenal ada 3 masa utama yaitu:
1.Masa menstruasi/haid yang berlangsung selama 2-8 hari. Pada saat itu endometrium (selaput rahim) dilepaskan sehingga timbul perdarahan dan hormone-hormon ovarium berada dalam kadar paling rendah.
2.Masa proliferasi dan berhenti darah menstruasi sampai hari ke 14. Setelah menstruasi berakhir, dimulailah fase proliferasi dimana terjadi pertumbuhan dari desidua fungsionalis untuk mempersiapkan rahim untuk perlekatan janin.
Pada masa ini endometrium tumbuh kembali. Antara hari ke 12 sampai 14 dapat terjadi pelepasan sel telur dari dinding telur (disebut ovulasi).
3.Masa sekresi: Masa sekresi adalah masa sesudah terjadinya ovulasi. Hormon progesterone dikeluarkan dan mempengaruhi pertumbuhan endometrium untuk membuat kondisi rahim siap untuk implantasi (perlekatan janin ke rahim).
Siklus Ovarium :
Fase folikular: Pada fase ini hormone reproduksi bekerja mematangkan sel telur yang berasal dari 1 folikel kemudian matang pada pertengahan siklus dan siap untuk proses ovulasi
Fase luteal adalah fase dari ovulasi hingga menstruasi dengan jangka waktu rata-rata 14 hari
Siklus Menstruasi Normal
Sistem hormonal yang mempengaruhi siklus menstruasi adalah:1.FSH-RH (follicle stimulating hormone releasing hormone) yang dikeluarkan hipotalamus untuk merangsang hipofisis mengeluarkan FSH.
2.LH-RH (luteinizing homone releasing homone) yang dikeluarkan hipotalamus untuk merangsang hipofisis mengeluarkan LH
3.PIH (prolactin inhibiting hormone) yang menghambat hipofisis untuk mengeluarkan prolaktin
Pada setiap siklus menstruasi, FSH yang dikeluarkan oleh hipofisis merangsang perkembangan folikel-folikel di dalam ovarium (indung telur). Pada umumnya hanya 1 folikel yang terangsang namun perkembangan dapat menjadi lebih dari 1, dan folikel tersebuat berkembang menjadi de graaf yang membuat estrogen.
Estrogen ini menekan produksi FSH, sehingga hipofisis mengeluarkan hormon yang kedua yaitu LH. Produksi hormone LH maupun FSH berada dibawah pengaruh releasing hormones yang disalurkan hipotalamus ke hipofisis.
Penyaluran RH dipengaruhi oleh mekanisme umpan balik estrogen terhadap hipotalamus. Produksi hormone gonadotropin (FSH dan LH) yang baik akan menyebabkan pematangan dari folikel de graaf yang mengandung estrogen.
Estrogen mempengaruhi pertumbuhan dari endometrium. Dibawah pengaruh LH, folikel de graaf menjadi matang sampai terjadi ovulasi. Setelah ovulasi terjadi, dibentuklah korpus rubrum yang akan menjadi korpus luteum.
Bila tidak ada pembuahan maka korpus luteum berdegenerasi dan mengakibatkan penurunan kadar estrogen dan progesterone. Penurunan kadar homon ini menyebakan degenerasi, perdarahan, dan pelepasan dari endometrium. Proses ini disebut haid atau menstruasi.
Apabila terjadi pembuahan dalam masa ovulasi, maka korpus luteum tersebut dipertahankan. Di sini yang disebut terjadi kehamilan. Saat hamil inilah tidak adanya haid/menstruasi.
Pada setiap siklus menstruasi normal dikenal ada 3 masa utama yaitu:
1.Masa menstruasi/haid yang berlangsung selama 2-8 hari. Pada saat itu endometrium (selaput rahim) dilepaskan sehingga timbul perdarahan dan hormone-hormon ovarium berada dalam kadar paling rendah.
2.Masa proliferasi dan berhenti darah menstruasi sampai hari ke 14. Setelah menstruasi berakhir, dimulailah fase proliferasi dimana terjadi pertumbuhan dari desidua fungsionalis untuk mempersiapkan rahim untuk perlekatan janin.
Pada masa ini endometrium tumbuh kembali. Antara hari ke 12 sampai 14 dapat terjadi pelepasan sel telur dari dinding telur (disebut ovulasi).
3.Masa sekresi: Masa sekresi adalah masa sesudah terjadinya ovulasi. Hormon progesterone dikeluarkan dan mempengaruhi pertumbuhan endometrium untuk membuat kondisi rahim siap untuk implantasi (perlekatan janin ke rahim).
Siklus Ovarium :
Fase folikular: Pada fase ini hormone reproduksi bekerja mematangkan sel telur yang berasal dari 1 folikel kemudian matang pada pertengahan siklus dan siap untuk proses ovulasi
Fase luteal adalah fase dari ovulasi hingga menstruasi dengan jangka waktu rata-rata 14 hari

Komentar
Posting Komentar